Mengapa formulir pemesanan mulai terasa merepotkan
Banyak penjual kecil memulai dengan formulir berisi daftar produk dan beberapa pertanyaan. Cara ini berjalan lancar sampai pesanan mulai masuk setiap hari. Setelah itu, pekerjaan pun bertambah: membaca isian formulir, memeriksa spreadsheet, mencari pembeli di Telegram, mengonfirmasi pesanan, lalu menanyakan detail yang belum diisi. Pembeli tidak bisa melihat foto di samping pilihan produk, dan tidak ada yang tahu apakah suatu barang masih tersedia.
Apa yang berubah dengan toko di Telegram
Pembeli melihat-lihat produk lengkap dengan foto dan harga, memasukkannya ke keranjang, lalu mengirim pesanan langsung di Telegram. Anda menerima pesanan di Telegram beserta kontak pembeli dan membalasnya di chat yang sama. Status pesanan membantu Anda memantau pesanan yang baru masuk, sudah dikonfirmasi, dan sudah dikirim, sehingga spreadsheet yang selama ini Anda perbarui secara manual tidak lagi diperlukan.
Beralih dalam empat langkah
- Ubah daftar produk Anda menjadi file CSV. Unduh templat dari dasbor, lalu salin produk dari spreadsheet yang sudah Anda miliki ke dalamnya. Unggah file tersebut, periksa pratinjaunya, perbaiki baris yang ditandai, lalu simpan.
- Pilih desain. Pilih salah satu desain toko siap pakai yang sesuai dengan bidang usaha Anda, atau jelaskan toko Anda dalam satu kalimat dan biarkan pembuat toko AI mengatur tampilannya.
- Tambahkan foto. Satu foto yang jelas untuk setiap produk sudah cukup untuk memulai.
- Bagikan toko Anda. Ganti tautan formulir di channel dan profil Anda dengan tombol untuk membuka toko.
Biarkan formulir tetap aktif selama seminggu
Sebagian pelanggan tetap masih akan menggunakan tautan lama. Biarkan formulir tetap bisa diakses selama seminggu, dengan catatan di bagian atas yang mengarahkan pembeli ke toko, lalu tutup formulir tersebut. Umumkan perpindahan ini di channel Anda dua kali: saat toko dibuka dan saat formulir ditutup.
Bagaimana dengan pesanan lama
Simpan spreadsheet lama sebagai arsip. Pesanan baru tersimpan di toko dan bisa Anda ekspor sebagai file CSV kapan pun Anda membutuhkan spreadsheet lagi, misalnya pada akhir bulan.