Kembali ke Blog
Industri8 September 20262 min read

Jual baju di Telegram tanpa bikin website

Kebanyakan penjual baju skala kecil sudah berjualan di Telegram. Celahnya ada di antara foto dan pesanan, dan Mini App menutupnya langsung di dalam chat.

Jual baju di Telegram tanpa bikin website

Kamu bisa menjalankan toko baju sepenuhnya di dalam Telegram. Mini App dibuka di chat dan menampilkan rak kamu lengkap dengan foto, ukuran, dan harga, jadi pembeli tinggal memilih ukuran dan memesan tanpa website atau login. Kamu posting outfit di channel, pelanggan menekan masuk ke toko, dan pesanan datang dengan handle mereka terpasang.

Di mana penjualan baju sebenarnya bocor

Penjual baju skala kecil memposting foto, seseorang menulis "M masih ada nggak", lalu dalam dua puluh menit berikutnya obrolan langsung beralih ke ukuran, harga, dan pengiriman lewat pesan langsung. Setengah dari percakapan itu berakhir tanpa hasil. Penjualannya tidak hilang karena harga. Penjualannya hilang di celah antara foto dan cara untuk memesan.

Mini App menutup celah itu. Pembeli menekan tombol di bawah postinganmu, toko terbuka di dalam Telegram, dan mereka memilih ukurannya sendiri.

Ukuran tanpa spreadsheet

Baju itu punya variasi. Satu jaket terdiri dari empat ukuran dan mungkin dua warna, dan setiap variasi itu punya stoknya sendiri. Di editor toko, sebuah produk membawa opsinya, jadi M yang sudah habis tampil sebagai habis, bukan berubah jadi percakapan pengembalian dua hari kemudian.

Stok berkurang saat pesanan masuk. Kalau kamu juga menjual barang yang sama di stand pasar, kamu bisa mematikan pelacakan stok untuk produk tertentu dan membiarkannya tetap bisa dipesan.

Foto adalah seluruh toko

Baju terjual lewat foto, jadi tata letaknya memberi ruang yang cukup untuk fotonya. Grid produk dengan gambar besar, kategori untuk setiap rak, dan blok hero di bagian atas untuk drop yang ingin ditampilkan pertama. Kalau kamu sudah menembak flat lay untuk channel, tinggal masukkan langsung.

Ada lebih dari seratus desain siap pakai dan beberapa di antaranya dibuat untuk fashion dan streetwear, palet, font, dan tata letak sudah diatur. Kamu tinggal menerapkan satu, lalu mengubah bagian yang kamu mau.

Apa yang terjadi setelah pesanan

Pesanan masuk dengan nama pembeli, handle Telegram mereka, serta item beserta ukurannya. Kamu konfirmasi di chat dan atur pengiriman seperti yang sudah kamu lakukan. Di paket gratis, tidak ada biaya yang dipotong sama sekali lewat platform, dan ini biasanya jadi poin penting bagi penjual yang mengambil transfer bank atau bayar di tempat.

Kalau kamu lebih memilih menerima pembayaran kartu di dalam Telegram, itu berjalan di paket berbayar dengan bot kamu sendiri dan akun Stripe kamu sendiri. Uangnya masuk ke kamu.

Mulai dari apa yang sudah kamu punya

Kamu tidak perlu audiens baru. Channel yang sudah kamu gunakan untuk posting jadi pintu depan, pelanggan yang sama, foto yang sama, hanya satu tombol tambahan yang membuka toko. Sepuluh produk di paket gratis sudah cukup untuk menguji satu rak sebelum kamu memutuskan apa pun.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bisakah saya menampilkan ukuran dan warna yang berbeda untuk satu item?

Bisa. Sebuah produk membawa opsinya sendiri, masing-masing dengan stoknya sendiri, jadi ukuran yang sudah habis akan tampil sebagai habis.

Apakah pembeli perlu akun?

Tidak. Toko terbuka di dalam Telegram dan pesanan membawa handle Telegram mereka, jadi tidak perlu daftar.

Bagaimana cara saya dibayar?

Secara default, kamu memenuhi dan menerima pesanan seperti yang sudah kamu lakukan. Di paket berbayar dengan bot kamu sendiri, kamu bisa menerima pembayaran kartu di dalam Telegram, dan uangnya masuk ke akun Stripe kamu sendiri.

Berapa biaya untuk mulai?

Paket gratis mencakup sampai 10 produk dan 150 pesanan per bulan, yang cukup untuk menguji satu rak.

Bagikan artikel ini